Archive For December 31, 2016

Apa itu Tembakau Gorilla?

By |

Tembakau Gorilla atau tembakau super cap gorila dapat memicu sensasi ‘high’ atau halusinasi yang sama ketika mengonsumsi ganja. Bahkan ada ‘bonus’ efek samping, yaitu rasa kaku di sekujur tubuh sehingga dikatakan seperti tertimpa gorila.

Tembakau ini sangat berbahaya bagi otak karena dapat menimbulkan gejala gangguan jiwa seperti halusinasi dan delusi, apalagi pada individu yang memang sudah rentan sistem otaknya dan mempunyai bawaan genetik gangguan jiwa skizofrenia paranoid.

Secara kasatmata dan mengandalkan indra penciuman, tembakau Gorilla ini tak ada bedanya dengan tembakau biasa. Namun, setelah melalui pengujian kimiawi, baru ketahuan tembakau tersebut mengandung ganja sintetis atau AMB-Fubinaca.

Tembakau Gorilla belakangan marak diperjualbelikan di media sosial dalam bentuk kantung-kantung plastik ukuran kecil.Ada pula yang dijual siap konsumsi berupa batangan rokok tanpa penyaring. *admin*

Read more »

Apa Itu “He For She”?

By |

Kampanye He For She merupakan inisiatif global dari UN Women untuk mengajak para pria dan remaja lelaki melenyapkan batas-batas sosial dan kultural yang mencegah wanita dan anak-anak perempuan mencapai potensi diri mereka, dan bersama-sama membentuk ulang persepsi positif terhadap kesetaraan gender dalam masyarakat. Kampanye ini diluncurkan oleh PBB pada 20 September 2014 lalu.

Presiden Jokowi menjadi salah satu duta “He for She” dalam program “Impact 10X” bersama pemimpin negara lainnya, antara lain Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Perdana Menteri India Narendra Modi, Perdana Menteri Swedia Stefan Lofven, dan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte. *admin*

Read more »

Apa itu Om Telolet Om?

By |

Fenomena “om telolet om” telah mewabah sejak beberapa bulan lalu di internet. Mulanya, video-video “om telolet om” ramai dibagikan di Facebook. Video itu direkam oleh seseorang yang melihat kegirangan anak-anak di pinggir jalan menanti datangnya bus antar-kota.

Bunyi yang seakan menyebut kata “telolet” sendiri tak lain adalah bunyi klakson bus antar-kota. Anak-anak meminta si om sopir bus mengeluarkan bunyi “telolet” ketika melintas. Maka dari itu, ujung-ujungnya fenomena ini disebut “om telolet om”, mencontohkan permintaan anak-anak ke om sopir.

Tanda pagar #telolet akhirnya menjadi Trending Topic urutan pertama di wilayah Indonesia pada Rabu (21/12/2016) pagi. Fenomena “om telolet om” bahkan masuk ke ranah internasional. Selebritas dunia seperti DJ Snake, Oliver Heldens, Hardwell, Zedd, hingga Martin Garrix beramai-ramai mengicaukan frasa “om telolet om”. Bahkan, Hardwell membuatkan versi “om telolet om” ala dirinya yang seakan-akan menjadi sopir bus. *admin*

Read more »

Uang Baru Resmi Dirilis

By |

Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan 11 desain baru rupiah yang terdiri dari 7 pecahan uang kertas dan 4 pecahan uang logam. Rupiah kertas yang diterbitkan terdiri dari nominal Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. Sementara rupiah logam terdiri atas pecahan Rp 1.000, Rp 500, Rp 200, dan Rp 100. Desain uang baru ini sejalan dengan rencana BI menerbitkan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hampir semua wajah pahlawan di uang tunai berganti, kecuali pecahan Rp 100.000.

Menurut Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Suhaedi, pemilihan gambar pahlawan dilakukan melalui proses focus group discussion (FGD) dengan sejarawan, akademisi, instansi terkait (Kemenkeu, Kemensos), dan pemda.

Uang desain baru tersebut dilengkapi dengan unsur pengamanan yang lebih kuat untuk menanggulangi peredaran uang palsu. Pengaman ini terdiri dari color shifting, rainbow feature, latent image, ultra violet feature, tactile effect, dan rectoverso.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan, meskipun uang pecahan baru telah resmi diedarkan pada hari ini, tak membuat uang kertas dan logam lama tersebut kedaluwarsa. Uang lama masih berlaku sebagai alat pembayaran, sampai ada pengumuman resmi dari BI untuk menariknya dari peredaran. *admin*

Read more »