Awas Investasi Bodong!

Sering mendapat penawaran investasi yang menggiurkan? Anda perlu berhati-hati dan waspada agar tak tertipu investasi bodong atau abal-abal. Di tengah banyaknya korban berjatuhan, tawaran investasi bodong makin bertambah marak.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat setidaknya ada 400 perusahaan investasi illegal alias investasi bodong di Indonesia. Dalam satu tahun terakhir, setidaknya ada 30 kasus investasi bodong yang terbongkar. Nilai kerugian yang diakibatkan cukup bervariasi. Jumlah kerugian akibat investasi abal-abal ini bahkan mencapai Rp 50 triliun dalam 5 tahun terakhir.

Adapun produk investasi bodong yang paling banyak adalah skema Ponzi, biasanya dengan sistem arisan. Artinya tidak ada usahanya tapi menghimpun dana dari masyarakat. Contohnya, dulu arisan berantai populer dengan kertas fotocopy yang ada di mesin-mesin ATM. Sekarang tren arisan berantai itu beralih menjadi sebuah komunitas arisan berantai melalui internet.

Terkadang, investasi dikaitkan dengan amal atau ibadah. Untuk memikat nasabah, mereka kerap menggandeng public figure, pejabat, tokoh agama, atau artis. Kegiatan usaha investasi bodong biasanya tidak berizin atau memiliki izin, tapi tidak sesuai dengan kegiatan sebenarnya.

Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kusumaningtuti S Soetiono mengemukakan salah satu strategi agar masyarakat tidak terjebak dalam investasi yang merugikan ini. Ia menjelaskan salah satu cara yang mudah dalam menilai produk investasi yang memiliki izin yakni tidak menawarkan imbal hasil (return) di luar batas kewajaran. “Return saham paling tinggi saja sekitar 20 persen per tahun, kalau ada suatu produk yang menjanjikan return 10 persen per bulan maka sudah harus berhati-hati,” katanya,  Kamis (5/1).

Ia menambahkan bahwa dalam hal memastikan suatu produk investasi yang mendapatkan izin, dia menawarkan kepada masyarakat untuk menanyakan secara langsung kepada OJK. Diharapkan, agar masyarakat juga cepat menginformasikan jika terdapat produk investasi yang di luar batas kewajaran. *admin*

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>