Apa Itu Antraks?

Antraks adalah penyakit yang disebabkan oleh Bacillus anthracis. Bakteri ini biasanya menyerang sapi, kambing, dan domba. Manusia bisa terkena penyakit antraks bila ada kontak dengan hewan sakit melalui luka di kulit, memakan produk hewan yang tercemar bakteri antraks, atau menghirup udara di lingkungan peternakan yang sedang terjadi wabah antraks.

Penyakit antraks tidak bisa menular dari manusia ke manusia, lagipula antraks pada manusia juga dapat disembuhkan dengan penanganan yang tepat. Gejala antraks sangat beragam tergantung jenis infeksi yang dialami. Menurut dr Ludhang Pradipta Rizki, M.Biotech, SpMK, 95 persen kejadian anthrax yang dijumpai pada manusia merupakan anthrax kulit (cutaneous anthrax).

Gejala infeksi antraks lewat kulit timbul sekitar 5-7 hari pasca paparan spora antara lain gatal, bentol di tubuh, serta melepuh di kulit. Terkadang penderita juga mengalami pembesaran kelenjar limfa, sakit kepala, dan demam.

Gejala infeski antraks lewat saluran napas timbul 1-7 hari setelah paparan antara lain demam ringan dan tenggorokan sakit. Kesulitan bernapas dan demam tinggi baru timbul sekitar 1-5 hari kemudian.

Sementara itu, gejala infeksi antraks lewat saluran cerna baru muncul sekitar seminggu setelah penularan antara lain sakit tenggorokan, sulit menelan, serta ada luka di mulut. Ketika bertambah parah, penderita akan mengalami kesulitan bernapas, diare berdarah, atau muntah, serta nyeri pada
perut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>