Posts Tagged “gempa”

Mengapa Gempa Sering Terjadi di Jawa?

By |

 

Selasa kemarin (23/1/2018), gempa berkekuatan 6,1 berpusat di Barat Daya Kabupaten Sukabumi dan perbatasan Lebak, Banten, mengguncang Banten, DKI Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Sukabumi, Cianjur hingga Bandung dan Cirebon. Keesokan harinya (23/1/2018) Jawa bagian barat kembali diguncang gempa berkekuatan 5.1 SR berada di 72 kilometer barat daya, Lebak, Banten.

 

Mengapa gempa sering terjadi di Pulau Jawa bagian barat?

Berdasarkan kedalaman sumber dan dampaknya, kata Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Daryono, gempa ini diduga terjadi di area intraslab atau dalam Lempeng Eurasia yang tertekan oleh pergerakan Lempeng Indo-Australia.

 

http://limaplus101.com/index.php/2017/10/13/makanan-kaya-vitamin-c-selain-jeruk/

 

Ahli geodesi kebumian Institut Teknologi Bandung (ITB) Irwan Meilano, mengatakan bahwa aktivitas kegempaan di zona tektonik selatan Jawa akhir-akhir ini memang meningkat. Ini terutama terdeteksi setelah gempa M 7,8 yang memicu tsunami di Pangandaran pada tahun 2006. Gempa berkekuatan M 7,3 kemudian terjadi di selatan Tasikmalaya pada 2009 dan M 6,9 juga di selatan Tasikmalaya, dan terjadi lagi di Tasikmalaya pada pertengahan Desember 2017 dengan kekuatan M 6,9.

Sekalipun data tentang potensi gempa besar di selatan Jawa semakin banyak ditemukan, belum bisa diprediksi kapan dan di mana gempa akan terjadi. Apalagi, sebagian besar zona kegempaan di Indonesia belum terpetakan dengan baik.

 

http://limaplus101.com/index.php/2017/10/01/rahasia-awet-muda-jeng-artis/

 

Read more »

Penyebab Dampak Gempa Aceh Sangat Merusak

By |

Gempa berskala 6,4 skala Richter yang mengguncang Pidie Jaya, Aceh, menyebabkan kerusakan yang cukup besar. Puluhan bangunan dan tiang listrik roboh. Jalan retak dan sebagian rusak berat. Korban tewas hingga kini yang tercatat sudah 54 orang dan kemungkinan akan terus bertambah. Hasil monitoring BMKG hingga hari ini Kamis 8 Desember 2016 pukul 07.30 WIB menunjukkan sudah terjadi gempabumi susulan sebanyak 38 kali.

Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Tsunami BMKG Daryono mengatakan besarnya kerusakan yang timbul disebabkan tanah di zona gempa yang relatif lunak. Ditambah banyak bangunan yang tidak memenuhi standar tahan gempa.

Dalam hal ini tingkat kerusakan akibat gempabumi tidak hanya disebabkan oleh kekuatan/magnitudo gempa dan jaraknya dari pusat gempabumi, tetapi kondisi tanah setempat dan kualitas bangunan sangat menentukan tingkat
kerusakan.

Daryono menambahkan, secara tektonik wilayah Aceh memang merupakan kawasan seismik aktif dan cukup kompleks. Wilayah Aceh memang rawan gempa akibat aktivitas subduksi lempeng yang bersumber di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera, dan Sistem Sesar Sumatera (Sumatera Fault Zone) yang terdapat di daratan. *admin*

Read more »